Tentang IAP

IAP adalah organisasi profesi perencanaan wilayah dan kota tertua dan terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara, didirikan pada tahun 1971, beranggotakan lebih dari 2.500 perencana wilayah dan kota, dengan ±1.500 diantaranya adalah perencana bersertifikat LPJKN. Anggota IAP tersebar di seluruh provinsi di Indonesia, dan telah terbentuk 26 kepengurusan provinsi.

IAP berfungsi sebagai wadah pembinaan profesi, komunikasi, penelitian dan pengembangan, konsultasi dan koordinasi antarahli perencanaan wilayah dan kota, juga antara ahli perencanaan wilayah dan kota dengan ahli lainnya, lembaga masyarakat, swasta, pemerintah dan dunia internasional. Selain itu, IAP juga merupakan wadah untuk melindungi kepentingan masyarakat luas. IAP didirikan dengan tujuan:

  • 1.Mengembangkan keahlian perencanaan wilayah dan kota
  • 2.Meningkatkan mutu, kesejahteraan, persatuan dan kesatuan bagi segenap ahli perencanaan wilayah dan kota di Indonesia.
  • 3.Melakukan penelitian dan pengembangan sebagai mitra pemerintah, swasta, dan lembaga internasional.

Berdasarkan AD/ART IAP, Visi IAP adalah terwujudnya organisasi profesi yang berkualitas internasional dalam pengembangan dan penerapan ilmu perencanaan wilayah dan kota untuk mendukung tercapainya tujuan pembangunan bangsa dan negara. Misi IAP adalah:

  • 1.Menjalin kesatuan dan persatuan segenap ahli di bidang perencanaan wilayah dan kota untuk memelihara integritas, komitmen dan kompetensi anggota dan mengembangkan kemampuan profesional yang beretika.
  • 2.Mengembangkan pengetahuan, standar pelayanan profesi, standar etika, dan kebebasan profesi yang mampu menyelaraskan perkembangan ilmu dan teknologi yang terkait dengan perencanaan wilayah dan kota di tingkat nasional dan internasional.
  • 3.Menyuarakan aspirasi, mengupayakan kesejahteraan dan memberikan perlindungan kepada segenap anggota.
  • 4.Mewujudkan tata kelola yang baik dan mengembangkan peranan yang bermakna dalam meningkatkan kualitas ruang yang aman, nyaman, dan produktif.

Kepengurusan IAP terdiri atas Pengurus Nasional, Pengurus Provinsi, dan Majelis Kode Etik. Pengurus Nasional merupakan badan eksekutif tertinggi organisasi yang bertugas untuk menjalankan organisasi sesuai dengan AD/ART dan amanat kongres nasional. Majelis Kode etik menjaga kode etik perencana Indonesia yang merupakan sikap profesional dalam mengemban tanggung jawabnya yang berkaitan INVESTASI ASING DI INDONESIA Pertumbuhan ekonomi Indonesia semakin didukung investasi asing. Diperkirakan investasi asing mencapai 15 juta USD (2015). dengan kepentingan masyarakat dan negara, kepentingan pemberi kerja, serta tanggung jawab profesi, rekan sejawat maupun diri sendiri.

IAP banyak berperan dalam mengawal perencanaan dan pembangunan wilayah dan kota di Indonesia, salah satunya adalah dengan merilis Indonesia Most Livable City Index (MLCI) pada tahun 2009, 2011, 2014, dan terakhir 2017 yang menghasilkan indeks kelayakan huni kota-kota di Indonesia berdasarkan persepsi warga kota. Selain itu, dalam perjalanannya juga IAP banyak memberikan advokasi kepada Pemerintah dan Pemerintah Daerah, baik dalam aspek pengembangan kota, pengembangan wilayah, maupun isu-isu internasional dan global terkait perencanaan wilayah dan kota. Beberapa advokasi IAP kepada pemerintah pusat adalah memberikan masukan tertulis terhadap NSPK yang disusun pleh pemerintah pusat, seperti peroman tata ruang tentang TOD, pedoman penyusunan rencana tata ruang, dll.

IAP juga banyak bersuara di media nasional terkait persoalan-persoalan pengembangan wilayah dan kota di Indonesia sebagai salah satu bentuk advokasi yang dilakukan. Secara individu, berbagai anggota IAP juga banyak terlibat dalam mengawal pembangunan nasional dan daerah. Pada tahun 2015 lalu, IAP terlibat sebagai partisipan dalam kegiatan ISOCARP World Congress di Rotterdam, serta Smart City Congress di Barcelona. IAP juga merupakan salah satu penggagas kegiatan ASEAN Mayors Forum 2015 di Makassar, sebagai bagian dari kegiatan Makassar Investment Forum.

Tidak hanya di kancah nasional, IAP juga berkiprah di kancah internasional dengan bermitra dengan institusi-institusi internasional perencanaan wilayah dan kota. Pembangunan jaringan internasional IAP hingga saat ini terdiri atas mitra ASEAN, mitra Asia Pasifik, hingga mitra dunia. Beberapa mitra internasional IAP diantaranya IFHP, ISOCARP, EAROPH, USAID, START, Mercy Corps, INTA, Salzburg Global Seminar, MIP, PIA, SIP, HKIP.