Continuous
Professional
Development

Continuous Professional Development

OlehBiro Eksekutif PN IAP
Published:15 March 2018

https://res.cloudinary.com/iap/image/upload/v1522728270/apiaxbci3n9smxkgpg7t.png


Beberapa isu strategis dalam pengembangan profesi dan pendidikan berkelanjutan adalah:

  1. Kompetensi dan jumlah professional perencana belum mencukupi kebutuhan tantangan pekerjaan perencanaan di Indonesia.
  2. Masih ada bidang-bidang profesi perencanaan yang masih belum digarap oleh IAP
  3. Sangat sedikit profesional perencana Indonesia yang sudah dapat “Go International” memasuki persaingan pasar global.
  4. Belum banyak usaha dan inovasi IAP untuk mendayagunakan sumber daya anggota, cabang, dan mitra untuk meningkatkan pengembangan profesi dan pendidkan berkelanjutan.


https://res.cloudinary.com/iap/image/upload/v1522729336/b82fshs2wb5m3wuuh2xa.jpg


Maka pengembangan profesi dan pendidikan berkelanjutan akan difokuskan pada upaya-upaya:

  1. Program pendidikan berkelanjutan profesi perencana bekerjasama dengan pengurus provinsi, asosiasi sekolah perencanaan (ASPI), dan institusi mitra IAP
  2. Pengembangan profesi melalui standarisasi kompetensi perencana bekerjasama dengan institusi pengguna dan penyedia (sekolah dan lembaga pelatihan) perencana, mutual recognation institusi dan profesi, serta award karya perencanaan.
  3. Pengembangan riset dan dan publikasi aplikasi perencanaan wilayah dan kota bekerjasama dengan mitra pembangunan dan penerbit (jurnal, majalah, dan media publikasi lain) di bidang perencanaan.

Pilar-pilar utama CPD adalah:

  1. Resources Center: Publication activity, Expert Information, Research Development, Ethics and Code of Conduct.
  2. Training.
  3. International & National Networking.
  4. Exchange Program: MIP, PIA, SIP.
  5. Advocacy and Collaboration: Urban Lab, Advocacy to Government, Advocacy to Community, Capacity Building (NGO).

Dalam jangka menengah dan panjang, program CPD akan meliputi:

  1. Perumusan sistem kredit (kum) untuk perencanan bersertifikat dan perencana pemerintah.
  2. Pembentukan TC dan LC IAP.
  3. Penyelenggaran pelatihan.
  4. Pembentukan Center of Excellence (database planners, series diskusi publik, librari regional studies, forum stakeholder planning, dll).


https://res.cloudinary.com/iap/image/upload/v1522824410/wmpivtki5kzxog0o7txx.jpg

https://res.cloudinary.com/iap/image/upload/v1523363282/birezocvbdbbhuch9e6z.jpg